Preman

http://lorongperihal.blogspot.co.id/2016/01/preman.html
Mendengar istilah preman, pastilah pikiran kita langsung terbayang pada sosok manusia berpenampilan menyeramkan, badannya bertato, bertindik, membawa senjata, dan disetiap perkataannya selalu terselip kata-kata kasar. Itulah label yang dilekatkan pada istilah preman di Indonesia. Orangtua manapun akan melarang anak-anaknya bergaul dengan seorang preman, apalagi bercita-cita untuk menjadi seorang preman.
Preman selalu dianggap sebagai sumber dari segala macam kriminalitas. Ulama, guru, pamong praja menganggapnya demikian. Sehingga polisi pun sering kali mengadakan razia preman. Namun, coba kita simak dulu lirik lagu Marjinal dari Jakarta yang berjudul Preman (Ada pula yang mengatakan judul lagunya ialah Rajanya Maling).
Preman

Terbolaknya sebuah makna akan istilah preman
Yang kerap menghantui begundal sadis jahat
Yang slalu membikin onar di segala tempat
Yang slalu dijuluki sampah masyarakat

Matanya slalu moker jalannya sempoyongan
Beristrikan senjata berbekingkan bang jago
Yang slalu menenteng beceng golok atau bendo
Dan pasang muka berak amatlah menyeramkan

*Itu bukanlah sosok preman
Tapi itulah sosok lumpen
Preman adalah manusia yang merdeka
Yang mengerti dan menghormati kebebasan
Preman bukanlah kekejagoan
Tapi preman menolak kemapanan
Itu barulah makna preman

Cobalah tidak asal terima akan sebuah istilah
Preman itu bukanlah manusia tak berkepala
Dalam bahasa belande frietzmanlah namanye
Yang tak mau bekerje untuk para penjajah

*Itu barulah sosok preman wow mantap
Bukan sosok para benalu
Preman adalah manusia yang merdeka
Yang mengerti dan menghormati kebebasan
Preman bukanlah kri kri kriminal
Tapi preman menolak penjajahan
Itu barulah sosok preman wow mantap
Yang artinya manusia yang merdeka

Kalau kriminal katakan saja kriminal
Kalau bandit ya katakan sajalah bandit
Kalau koruptor katakan saja koruptor
Atau maling rajanya maling, ling ling
Itu bukanlah sosok preman
Itu bukanlah sosok preman
Yang suka merampas kehidupan

Kata preman merupakan kata serapan dari bahasa asing bukan merupakan kata asli dari Bahasa Indonesia. Istilah preman terbentuk dari gabungan dua kata yaitu pre dan man, atau dalam Bahasa Inggris Free dan Man (Freeman). Dalam lagu Marjinal tersebut, istilah preman juga berasal dari kata Bahasa Belanda frietzman (atau vriejman) yang artinya orang yang tak mau bekerja sama dengan Belanda. Orang-orang semacam ini sering sekali membangkang pada pemerintahan pada jaman penjajahan kolonial Belanda, bisa karena memang menolak penindasan semena-mena Belanda pada rakyat Indonesia, atau karena idealismenya yang tidak ingin menjadi pengkhianat Negaranya sendiri dengan menjadi bawahan para penjajah. Orang-orang semacam inilah yang pernah merumuskan Sumpah Pemuda 1928, mendirikan Budi Utomo, Tri Koro Darmo, PI, PNI, dan lainnya hingga proklamasi kemerdekaan 1945 dan lain sebagainya yang bercita-cita merdeka. Mereka orang-orang macam Soekarno, Hatta, Syahrir, Tjokroaminoto, Sutomo. Merekalah preman-preman sejati yang mendambakan kemerdekaan namun tetap menghormati perbedaan. Tetapi berbeda dengan dahulu, kini istilah preman justru disematkan kepada para penjahat, orang yang keji, sampah masyarakat, dan penghias koran kriminal.
Jika dilihat dari hal tersebut saat ini kata preman sering sekali dikaitkan dengan orang-orang yang sering berbuat kriminal. Kriminal adalah orang yang melakukan suatu kegiatan atau aktivitas yang melanggar hukum. Sedang preman adalah manusia merdeka, yang artinya bebas melakukan apa saja, bebas berpikir dan bertindak. Bukankah itu hakikat manusia adalah preman yaitu makhluk yang selalu menginginkan kebebasan. Ketika manusia itu melakukan pelanggaran hukum, barulah bisa disebut kriminal..
Dari sana kita harus dapat membedakan antara istilah preman dan kriminal. Dari artinya sendiri preman itu berbeda dengan kriminal seperti yang sudah dibahas sebelumnya. Sebenarnya maksud dari tulisan ini adalah untuk memberikan pemahaman agar kita tidak serta-merta memberikan label kepada sekelompok orang atau seseorang tanpa kita mengerti makna label yang kita sematkan kepada mereka.

Post a Comment